Nabire, admediapapua.com – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-49 Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Nabire berlangsung meriah di Islamic Center Nabire (29/11/2025). Ratusan warga KKSS memenuhi area kegiatan yang mengusung tema “semangat persatuan dan kontribusi nyata untuk kemajuan Nabire dan Papua Tengah”. Acara semakin semarak dengan pertunjukan tari khas Sulawesi Selatan yang dipadukan dengan tarian Papua, mencerminkan harmonisasi budaya yang telah lama terjalin di daerah tersebut.

Dalam kegiatan ini, nilai-nilai budaya Bugis-Makassar seperti sipakatau, sipakalebbi, sipakainge, sipakaraja, sikamali, dan siangkaran kembali diangkat sebagai pedoman etika bermasyarakat. Ketua panitia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut bukan sekadar tradisi, tetapi telah menjadi fondasi utama kehidupan warga KKSS di tanah perantauan. “Nilai sipakatau dan sipakalebbi adalah identitas kami. Dimanapun kami berada, prinsip saling menghormati dan memuliakan sesama harus menjadi dasar kebersamaan,” ujarnya.
Sejarah kehadiran KKSS di Papua telah berlangsung sejak dekade 1970–1980-an. Perantau Sulawesi Selatan datang mengisi berbagai sektor pembangunan seperti perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan. Di Nabire sendiri, KKSS berkembang pesat sejak 1996 dan kini menjadi komunitas besar dengan kontribusi sosial serta ekonomi yang signifikan. Tahun 2025 menjadi titik penting dengan terbentuknya struktur pengurus provinsi seiring hadirnya Provinsi Papua Tengah.

Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawenari, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada KKSS atas dedikasi besar bagi pembangunan daerah. Ia mengatakan, “KKSS bukan hanya organisasi kedaerahan, tetapi telah menjadi bagian dari denyut nadi pembangunan di Nabire. Warga Sulawesi Selatan telah memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor, dari perdagangan hingga pemerintahan.”
Burhanuddin juga menegaskan pentingnya peran KKSS dalam menjaga kerukunan daerah. “Nabire adalah rumah bagi semua suku. Karena itu saya mengajak KKSS terus menjadi agen pemersatu, menjaga keharmonisan, serta mendukung visi pembangunan menuju masyarakat Nabire yang rukun, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

Sambutan juga disampaikan perwakilan Gubernur Papua Tengah, Ukkas S.Sos., M.KP., yang memandang usia 49 tahun KKSS sebagai bukti kekuatan organisasi dalam menjaga eksistensi dan kontribusi. “Hampir setengah abad KKSS hadir dan memberi warna bagi Papua. Ini bukan perjalanan singkat, tetapi hasil dari komitmen dan kebersamaan seluruh keluarga besar KKSS,” katanya.

Perayaan HUT ke-49 ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat nilai kekeluargaan, serta meningkatkan kontribusi KKSS di bidang sosial, ekonomi, keamanan, dan politik. Pemerintah daerah menyambut baik program-program KKSS dan berharap kerja sama semakin solid ke depan. Ketua KKSS Nabire dalam kesempatan terpisah mengatakan, “Kami ingin KKSS terus menjadi mitra strategis pemerintah, bukan hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat.”






















