• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Putra Asli Marga Apalem Menolak Investor Beroperasi di Lahan Adat

Putra Asli Marga Apalem Menolak Investor Beroperasi di Lahan Adat

25 May 2024
Gubernur : Mimpi Pembangunan Bandara harus di iringi Musyawarah dengan pemilik Ulayat

Gubernur : Mimpi Pembangunan Bandara harus di iringi Musyawarah dengan pemilik Ulayat

6 December 2025
HUT ke-3 Papua Barat Daya Meriah: Gubernur dan Wagub Bagikan Hadiah Jalan Santai & RUN 10K

HUT ke-3 Papua Barat Daya Meriah: Gubernur dan Wagub Bagikan Hadiah Jalan Santai & RUN 10K

6 December 2025
Gubernur Papua Tegaskan Komitmen Pembangunan Kesehatan Merata di Seluruh Papua dalam Seminar PERSI

Gubernur Matius Fakhiri Harap Seminar PERSI Papua Hasilkan Rekomendasi Strategis untuk Kebijakan Kesehatan

6 December 2025
Gubernur Papua Tegaskan Komitmen Pembangunan Kesehatan Merata di Seluruh Papua dalam Seminar PERSI

Gubernur Papua Tegaskan Komitmen Pembangunan Kesehatan Merata di Seluruh Papua dalam Seminar PERSI

6 December 2025
DPD Golkar Papua Donasi 404.9 Juta Bagi Kornban Bencana di Momen Ulang Tahun

Dukungan Moral, Golkar Papua Donasi 404.9 Juta Bagi Korban Bencana

6 December 2025
Puncak Ulang Tahun Golkar Ke-61 Tahun Diadakan Secara Virtual

Puncak Perayaan HUT Dilakukan Secara Virtual , Golkar Gelar Doa Bersama Bagi Korban Bencana

6 December 2025

LPEC Papua Barat Daya Siap Kolaborasi dengan Pemerintah, Fokus Program Sosial dan Kemanusiaan

5 December 2025
Pesan Gubernur Papua dalam Natal Akbar ABI 2025: Pentingnya Penguatan Iman dan Mental Anak-anak Papua

Pesan Gubernur Papua dalam Natal Akbar ABI 2025: Pentingnya Penguatan Iman dan Mental Anak-anak Papua

5 December 2025
Rapat Konsultasi LPPD Papua Tengah: Menuju Pesta Parawi Nasional 2026 di Manokwari

Penutupan Latihan Dasar Dinas Kebakaran & Penyelamatan, Penanggulangan Bencana, dan Satpol PP Provinsi Papua Tengah

5 December 2025
Rapat Konsultasi LPPD Papua Tengah: Menuju Pesta Parawi Nasional 2026 di Manokwari

Rapat Konsultasi LPPD Papua Tengah: Menuju Pesta Parawi Nasional 2026 di Manokwari

5 December 2025
Dari Papua untuk Papua Tengah: Festival Noken Se- Dunia ikan Budaya dan Kreativitas Lokal

Dari Papua untuk Papua Tengah: Festival Noken Se- Dunia ikan Budaya dan Kreativitas Lokal

5 December 2025
Dekatkan Pemerintah Dengan Masyarakat, Gubernur Beri Ruang Dialog

Dekatkan Pemerintah Dengan Masyarakat, Gubernur Beri Ruang Dialog

4 December 2025
  • Home
  • Live Streaming
  • Tentang Kami
  • Kontak
Saturday, December 6, 2025
  • Login
www.admediapapua.com
  • Home
  • AD News
    • Pemerintahan
    • Ekonomi & Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sosial & Budaya
  • Liputan Khusus
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Trending
    Bhabinkamtibmas Polres Tolikara Secara Rutin Berikan Imbauan Kamtibmas Jelang Pemilu 2024

    Polsek KPL Bahas Kamtibmas Dengan Warga Weref

    WUJUDKAN KETAHANAN PANGAN, KOREM 172/PWY BERSAMA POKTAN SIAPKAN LAHAN SAWAH SELUAS 5 HEKTAR

    WUJUDKAN KETAHANAN PANGAN, KOREM 172/PWY BERSAMA POKTAN SIAPKAN LAHAN SAWAH SELUAS 5 HEKTAR

    Dalam Rangka HUT ke-76 Kemerdekaan RI, RAPI 27 Papua Bagikan 500 Masker Merah Putih

    Dalam Rangka HUT ke-76 Kemerdekaan RI, RAPI 27 Papua Bagikan 500 Masker Merah Putih

    Kawanua Melbourne Dirikan “Rumah Bersama”

    Kawanua Melbourne Dirikan “Rumah Bersama”

  • Live Streaming
No Result
View All Result
www.admediapapua.com
No Result
View All Result
Home MAIN NEWS

Putra Asli Marga Apalem Menolak Investor Beroperasi di Lahan Adat

by AD Media Papua
25 May 2024
in MAIN NEWS
0
Putra Asli Marga Apalem Menolak Investor Beroperasi di Lahan Adat
772
SHARES
2.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jayapura, admediapapua.com – Putra asli marga Apalem menolak investor sapi yang akan mengembangkan usaha di Desa Popjetur,  Kecamatan Aru Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru Maluku. Menurut mereka kehadirian Investor tersebut sangat berdampak buruk dan merugikan terhadap lingkungan  Masyarakat hukum adat nantinya

“ Saya selaku anak asli marga apalem yang punya hak petuanan dengan adanya investor tersebut sangat membawa dampak buruk bagi budaya berburu maupun lingkungan nantinya. Perlu diketahui bahwa proses-proses survei lahan marga apalem sangat mengangu kenyaman peningalan leluhur saya,”kata Angki Apalem.

Ia menambahkan, lahan  yang mau digunakan  oleh investor  adalah  merupakan lahan tordauk atau lahan berburu yang setiap tahun dilakukan ritual adat  atau lahan adat yang kemudian mulai dikuasai  oleh oknum tertentu dengan alasan lahan tersebut merupakan  lahan terbengkalai sehingga  dapat digunakan oleh investor.

“Perlu diketahui bahwa kami tahu betul apa yang ada dalam Lahan Tordauk lahan adat itu seperti Tempat sakral Marga-marga atau tempat pertemuan leluhur, Contohnya ada marga siarukin sebagai penanda yang sampai detik ini masih ada dalam lahan itu,” terang Angki dalam rilis yang diterima admediapapua.com.

Untuk itu sebagai putra asli Desa Popjetur, lanjut Angky, menolak dengan tegas  kehadiran investor  yang bergerak di bidang peternakan tersebut untuk beroperasi di atas lahan adat.

“Saya selaku putra daerah asli desa Popjetur menolak investor tersebut. Menolak dengan tegas kehadiran perusahaan yang bergerak di bidang peternakan sapi yang sedang atau dalam tahapan-tahapan operasi di desa popjetur kecamatan aru selatan kabupaten kepulauan aru, maluku,” tegasnya.

Beberapa hal yang menjadi alasan kuat penolakan  bahwa identitas investor tersebut adalah merupakan badan usaha yang  bergerak di  bidang pertambangan dan kelapa sawit serta berkaca dari pengalaman yang ada  bahwa kehadiran investor  banyak yang tidak berdampak  bagi kesejahteraan Masyarakat.

“Adapun hal-hal yang menjadi alasan penolakan saya adalah pemilik perusahaan peternakan Sapi Yang dikenal dengan nama H. Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam. tersebut merupakan salah satu pengusaha yang bergerak di bidang pertambangan dan kelapa sawit dan berkaca pada persoalan perampasan lahan yang dialami oleh banyak masyarakat adat di daerah lainnya yang dikelilingi banyak investasi faktanya asas manfaat kehadiran para investor tidak berdampak bagi kesejahteraan masyarakat adat  setempat,”tuturnya.

Dikatakan, kehadiran tim survey lapangan dari perusahaan tersebut di wilayah Desa Popjetur terkusunya di lahan marga Apalem beberapa hari lalu seperti pencuri di malam hari  untuk itu dirinya  meminta kepada Komnas HAM  untuk memperhatikan hal tersebut  karena  adanya Indikasi Kerjasama Pemerintah Daerah  dengan perusahan investor yang mengatasnamakan kesejahteraan Masyarakat.

“ Perlu diketahu lahan marga apalem terdapat wilayah yang saling berbatasan dengan beberapa marga dan desa lainnya sehingga berpotensi menimbulkan konflik hak Ulayat antara Marga dan Marga atau desa nantinya. Kehadiran investorpun tidak melibatkan seluruh marga padahal kita punya Hak yang Sama dalam petuanan. Hak-hak ulayat masyarakat desa popjetur belum memiliki dasar hukum yang kuat sesuai dengan peraturan perundang-undangan sehingga berpotensi terjadinya penguasaan tanah secara sepihak oleh pihak investor dan pihak lain yang mencari Keuntunga atas nama marga apalem,”tutupnya.[red]

Share309Tweet193
AD Media Papua

AD Media Papua

Ad Media Papua merupakan suatu Media yang menggabungkan Kreativitas Produksi Audio dan Video untuk bersiaran dan hadir sebagai Media Pilar Pembangunan di Tanah Papua, dalam hal Informasi dan Hiburan serta Pendidikan.

www.admediapapua.com

Copyright © 2024 admediapapua.com

Navigate Site

  • Home
  • Live Streaming
  • Tentang Kami
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • AD News
    • Pemerintahan
    • Ekonomi & Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sosial & Budaya
  • Liputan Khusus
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Trending
  • Live Streaming

Copyright © 2024 admediapapua.com

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In